Makanan Untuk Penambah Darah Bagi Pengidap Anemia

By | 30 November 2020

16 Buah Penambah Darah Bagi Penderita Anemia (Kurang Darah) | HonestDocs

Anemia dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti masalah genetik hingga kekurangan zat besi pada tubuh. Ketika didiagnosis mengalami anemia, ini berarti akan mempengaruhi proses pengantara nutrisi serta oksigen ke seluruh jaringan serta sel menjadi terganggu. Selain itu, beberapa keluhan juga mungkin akan muncul, seperti pusing, kulit pucat serta mudah lelah.

Setiap tubuh manusia memerlukan asupan berupa mineral, nutrisi dan vitamin tertentu dengan jumlah yang cukup untuk memperoleh sel darah merah sehat. Dengan mengonsumsi berbagai jenis makanan bernutrisi dipercaya bisa membantu dalam menurunkan risiko kekurangan darah serta komplikasi yang mungkin akan muncul yang disebabkan oleh anemia.

Berikut merupakan jenis makanan yang dapat dijadikan sebagai penambah darah, diantaranya

• Makanan Dengan Tinggi Tembaga ( Copper )

Makanan yang memiliki kandungan mineral tembaga termasuk salah satu asupan yang cukup penting sebagai penambah darah. Nantinya mineral tembaga tersebut bekerja dengan meningkatkan produksi sel darah merah pada tubuh. Saat kadarnya menurun, maka ini akan membuat tubuh menjadi menyerap berbagai zat besi dengan jumlah yang sangat sedikit. Alhasil, produksi HB ( hemoglobin ) dalam  darah menjadi menurun. Inilah yang membuat seseorang menjadi terkena anemia defisiensi zat besi.

Daging unggas ( bebek dan ayam ), buah ceri, kacang – kacangan, cokelat, gandum utuh serta makanan laut ( kepiting dan udang ) termasuk makanan yang baik dikonsumsi oleh mereka yang mengalami anemia sebagai menambah darah pada tubuh.

• Makanan Dengan Tinggi Vitamin B12

Vitamin B12 dipercaya dapat membantu dalam meningkatkan fungsi sumsum tulang guna meningkatkan sel darah merah pada tubuh. Ketika asupan vitamin B12 mengalami penurunan, maka bentuk dari sel darah merah akan cenderung oval, tidak bulat pipih serta abnormal. Untuk sel darah merah yang dihasilkan tidak sempurna biasanya akan lebih cepat mati.

Telur, ikan, sereal, jeroan, daging merah serta produk olahan susu lainnya merupakan makanan yang mengandung cukup tinggi vitamin B12. Usahakan untuk konsumsi makanan yang memiliki kandungan vitamin B12 setidaknya dua sampai tiga kali dalam seminggu untuk mengatasi anemia.

Umumnya vitamin B12 jarang dijumpai pada buah – buahan ataupun sayuran sehingga anda yang bervegetarian berisiko lebih tinggi terkena kekurangan vitamin B12.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *